Â
âWhen I was young I didnât care about education, just money and box officeâ
Lahir dengan nama Kong-sang Chan pada 7 April 1954 di Victoria Peak, Hong Kong. Ia lebih dikenal dengan nama Pao Pao saat dia kecil, arti dari panggilannya itu adalah âpeluru meriamâ. Julukan ini ia dapat karena waktu kecil Jackie Chan suka berguling-guling. Wah, dari kecil sudah kelihatan bau-bau âactionâ dalam dirinya ya!
Sejak di usia belia, Jackie sudah paham betul passion-nya. Terus fokus di bidang yang sama untuk mengembangkan bakatnya
âWe learn martial arts as helping weakness. You never fight for people to get hurt. Youâre always helping peopleâ
Tahun 1960 ayahnya berimigrasi ke Canberra Australia sebagai kepala koki di Kedubes AS. Jackie masuk ke sekolah Opera Peking dan belajar bela diri serta akting. Selama bersekolah dia aktif dalam kelompok Seven Little Fortunes yang berhasil membawanya masuk ke dunia perfilman untuk pertama kalinya. Ia berhasil tampil dalam film Big Little Wong Tin Bar (1962) dan film-film lainnya di usia yang masih sangat muda.
Sejak kecil dia dan orang-orang sekitarnya sudah paham dan mendukung passion yang ia miliki. Jadi Jackie terus mengembangkan kemampuan kung fu dan aksi akrobatik serta terus berinovasi dalam seni bela diri.
Seperti kita, Jackie Chan juga pernah menyerah saat mengejar mimpinya menjadi aktor. Ia bahkan memutuskan untuk menjadi pekerja bangunan saja
Dia pernah menyerah via hamaraphotos.com
âI never wanted to be the next Bruce Lee. I just wanted to be the first Jackie Chanâ
Orang sesukses Jackie Chan juga pernah menyerah, jadi jika kamu pernah mengalaminya itu sangat wajar. Setelah pada tahun 1971 Jackie mulai berperan sebagai orang dewasa dalam A Touch of Zen, ia menandatangani kontrak dengan perusahaan Chu Muâs Great Earth Film. Saat usianya 17 tahun ia menjadi peran pengganti di film-film Bruce Lee dan sempat mendapat peran utama di film Little Tiger of Canton
âJackie Chan bahkan sempat bermain di film panas dan beradegan telanjang. Semua itu ia lakukan karena dia tidak punya pilihan lainâ
Para pekerja film di Hong Kong terus mengarahkannya untuk menjadi penerus Bruce Lee dan ia diminta untuk menirunya. Tapi nyatanya semua film itu gagal. Jackie Chan muda pun menyerah dan beremigrasi ke Canberra, bersekolah di Dickson College dan bekerja sebagai pekerja bangunan. Di sanalah ia bertemu pengawas sekaligus temannya yang bernama Jack, lalu ia dijuluki Little Jack atau Jackie yang saat ini ia gunakan sebagai nama panggung.
Setelah bisa bangkit dan sukses merajai perfilman Asia, Jackie Chan mulai menjajal masuk ke Hollywood. Lagi-lagi ia diremehkan
Ia diremehkan via scmp.com
âAfter all those years in Asia, I donât have to do promotion anymore. We just release a Jackie Chan movie and â" Boom! â" people goâ
Jackie pada akhirnya kembali ke dunia perfilman dan berhasil mendulang kesuksesan yang luar biasa terutama di pasar Asia. Dibantu manajer yang juga teman baiknya, Willie Chan ia merangkak ke pasar Hollywood. Film Hollywood pertamanya adalah Battle Creek Brawl yang dirilis pada tahun 1980. Sayangnya ia tidak begitu diperhitungkan, bahkan setelah berkali-kali mencoba.
âIn the past when I was in Hollywood, I was like a dog. I felt humiliated. My English was not good. People would even ask me âJackie Who?â
Semua keraguan ia balas dengan selalu berusaha lebih dari yang orang lain lakukan, Jackie Chan membuktikan kehebatannya
Membuktikan kehebatan via stylebistro.com
âAnyone can be a Superman, but nobody can be Jackie Chanâ
Sulitnya menembus pasar Hollywood dan memahami selera orang Amerika membuat Jackie Chan beralih fokus ke pasar Asia. Dia benar-benar membangun basis yang kuat di Asia dan pada akhir tahun 80-an dia memutuskan kembali ke Hollywood. Tak sia-sia, perjuangannya mulai mendapatkan penghargaan di tahun 1990-an.
Tapi Jackie tetap tidak sepaham dengan selera dan cara kerja orang Barat dan memilih membuka perusahaan filmnya sendiri dengan nama JCE Movies Limited. Kini rumah produksinya itu sangat berkembang, dia juga punya banyak bisnis lain termasuk meluncurkan merek pakaiannya sendiri.
Ketika uang sudah bukan sesuatu yang ia cari, Jackie tak lupa diri. Ia mengubah fokusnya pada orang lain dan senantiasa berbagi
Jackie Chan via sbs.com.au
âMoney for me today does not really matterâ
âI know I have responsibility to the fansâ
Salah satu hal yang disesalinya selama hidup adalah tidak mendapatkan pendidikan yang baik. Karena itu dia kini mendanai banyak institusi pendidikan di dunia. Jackie Chan juga mendanai Science Center di Australia National University. Iapun menjadi duta UNICEF Goodwill Ambassador dan juga menjadi Brand Ambassador pengendali narkoba. Banyak sekali kegiatan amal yang dia lakukan hingga saat ini.
Bahkan ketika masalah datang di kehidupannya yang nyaris sempurna, ia buktikan bahwa itu tak bisa menggoyahkan semuanya
Anaknya tersandung narkoba via thestraitstimes.com
âA lot of people ask me when I do a stunt, âJackie, are you scared?â Of course Iâm scared. Iâm not Supermanâ
âDonât let circumstances control you. You change your circumstancesâ
Sejuta prestasi telah ia torehkan, dari mulai Hong Kong Film Awards, Golden Horse Awards, Golden Rooster Awards, Hong Kong Avenue of Stars, Hollywood Walk of Fame, hingga pemecah rekor dunia. Anak dari Charles Chan dan Lee-Lee Chan ini ternyata harus tetap menerima ujian juga. Anaknya dari Lin Feng Jiao yaitu Jaycee Chan tersandung kasus narkoba. Tapi dengan bijak, ia bisa menghadapinya dengan baik dan membuktikan bahwa ia tak mudah âjatuhâ.
Meski butuh perjalanan yang luar biasa panjang, penghargaan Oscar adalah bukti bahwa kamu pasti akan mendapatkan apa yang kamu usahakan
Selamat papa Jack via vanityfair.com
âWhy did I become Jackie Chan? Mostly because I work very hard. When people were sleeping, I was still trainingâ
Perjalanannya untuk mendapatkan Oscar sangat panjang dan mungkin begitu menyakitkan. Tapi Jackie Chan menjadi orang terkuat untuk dirinya sendiri hingga kini ia bisa berdiri di panggung penghargaan itu. Semua kerja keras pasti akan terbayar!
loading...
0 Response to "Menyerah adalah Bagian dari Rangkaian Kesuksesan Seseorang! â Post Share Indonesia"