Latest News

Megawati Kembali Nyatakan Dukungan: Presiden Jokowi Dipilih Rakyat

Megawati Kembali Nyatakan Dukungan: Presiden Jokowi Dipilih Rakyat


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menegaskan kembali dukungannya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hal itu disampaikan Megawati saat pereamian kantor DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara.

"Saya pernah menyatakan di Ultah Partai kepada Presiden Jokowi bahwa meskipun anak-anak PDI Perjuangan ini nakal-nakal tetapi sekali saya beri komando, maka mereka akan bergerak mendukung dan membela pemerintahan yang sah ini. Jadi Presiden Jokowi ini dipilih rakyat secara langsung. Karena itulah kedudukan dan legitimasinya kuat," kata Megawati, Selasa (18/7/2017).

Megawati menyampaikan hal tersebut mengingat situasional politik saat ini terkair pembahasan RUU Pemilu berlarut-larut karena kepentingan politik sesaat mengalahkan kepentingan bangsa dan negara.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanti kemudian mencontohkan alotnya pembahasan RUU Pemilu terkait Presidential Threshold.

"Presidential threshold minimum 20 persen kursi di DPR diperlukan untuk memastikan presiden dan wapres yang dipilih secara langsung, mendapatkan dukungan efektif dari DPR guna menjalankan program dan janji kampanye," ujar Hasto Kristiyanto yang memberikan penjelasan terkait dengan latar belakang pernyataan Megawati tersebut.

Hasto mengatakan dukungan PDIP juga diberikan terkait Perppu Ormas. PDI Perjuangan memberikan dukungan terhadap kebijakan Presiden.

Hasto menuturkan Presiden sebagai Kepala negara dan kepala pemerintahan memiliki tugas dan tanggung jawab untuk melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia. Demikian halnya terhadap Pancasila.

"Lebih-lebih dengan mengingat bahwa menjaga kedaulatan negara adalah hukum tertinggi. Pancasila adalah dasar negara Indonesia. Siapapun yang bertentangan dengan Pancasila tidak bisa dibiarkan," lanjut Hasto.

قالب وردپرس

0 Response to "Megawati Kembali Nyatakan Dukungan: Presiden Jokowi Dipilih Rakyat"