TRIBUNNEWS.COM, PROBOLINGGO - Blarrr!!! suara benturan keras membahana di Jalan Pantura Probolinggo-Situbondo, Jawa Timur, Jumat (14/7/2017), sekira pukul 02.30 WIB, ketika bus Medali Mas dan sebuah truk pengangkut pupuk, terlibat tabrak maut dari arah berlawanan.
Tak pelak, 10 penumpang bus rute Denpasar-Malang tersebut tewas.
Seorang korban tewas, Michael (25), merupakan warga negara Austria. Sedangkan seorang warga negara Austria lainnya, Simon (24), menderita luka-luka.
Saking kerasnya tabrakan, bodi sebelah kanan bus Medali Mas sampai terkelupas.
Tabrakan adu kambing itu terjadi di tikungan tajam ketika bus Medali Mas hendak mendahului kendaraan lain di depannya.
"Kedua kendaraan sama-sama melaju kecepatan tinggi. Ketika di tikungan sopir tidak bisa mengendalikan laju bus dan truk, sehingga terjadi tabrakan. Suara tabrakan sangat keras, terdengar hingga radius 100 meter," ujar Rosidi, seorang saksi mata.
Herman, seorang saksi mata lainnya, mengatakan bodi sebelah kanan bus terkelupas sehingga penumpang yang tewas sebagian besar duduk di sebelah kanan.
"Awalnya hanya serempatan saja. Namun mungkin karena sama-sama berkecepatan tinggi bodi bus sampai mengelupas dan membuat penumpang meninggal dunia," ungkapnya.
Kenek bus, Arifin mengatakan truk DR 8600 AB berjalan terlalu ke kanan alias memakan badan jalan kendaraan dari arah berlawanan.
Tak pelak saat bus Medali Mas melintas truk langsung menabrak bodi sebelah kanan bus.
0 Response to "Kernet Bus Medali Mas Sempat Membangunkan Penumpang, Namun Semuanya Sudah Terlambat"